



Di aula, layar yang terlalu kecil adalah kesalahan yang lebih mahal daripada pitch yang terlalu longgar
Penonton di baris belakang aula duduk 15–20 meter dari panggung. Pada jarak itu, pitch serapat apa pun tidak akan terlihat — tapi layar yang terlalu kecil akan membuat mereka tidak bisa membaca apa pun.
Bima Series dibuat untuk kondisi itu: pitch yang wajar untuk jarak jauh, dengan biaya per meter persegi yang memungkinkan Anda membuat layarnya cukup besar untuk seluruh ruangan.
Angka yang kami tolak untuk tebak
Pembeli LED selalu membandingkan pitch dan brightness ke datasheet principal. Halaman produk dengan spesifikasi karangan adalah cara tercepat kehilangan kepercayaan — jadi kami kosongkan sampai datasheet resminya di tangan.
Tiga angka. Setengah jam. Selisihnya puluhan juta.
Untuk instalasi aula, kesalahan yang paling sering terjadi bukan salah pitch — tapi salah ukuran layar.
Jarak penonton terjauh
Untuk aula, ini yang menentukan ukuran layar. Baris belakang harus tetap bisa membaca.
Jarak penonton terdepan
Ini yang menentukan pitch. Dua angka berbeda, dua keputusan berbeda.
Lampu aula & kamera
Lampu gantung yang tidak bisa dimatikan menentukan brightness. Kamera menentukan refresh rate.
Kalau Bima Series bukan yang Anda butuhkan
Memilih yang terlalu bagus sama borosnya dengan memilih yang terlalu murah.

Priview Sima Series
Ruang rapat dan lobi kantor. Kalau penonton terdepan Anda 2 meter, bukan 5.
Lihat Detail →
QSTECH H19 Pro
Untuk atrium dan hall pameran berlangit tinggi. Skala lebih besar lagi.
Lihat Detail →
QSTECH H31 Series
Alternatif dengan controller PCON dari pabrik yang sama.
Lihat Detail →
Priview Sena Series
Interactive flat panel dengan TKDN 53%+ untuk tender.
Lihat Detail →Kirim denah aula dan tata letak kursinya.
Kami hitung ukuran layar dari baris belakang,
dan pitch dari baris terdepan.
Dua angka berbeda yang sering tertukar — dan salah satunya bisa membuat separuh penonton tidak bisa membaca apa pun.
